Sambal teri buat pemula

  • 0

Note : biasain baca sampe abis dulu baru di praktekin. Karena ini urutannya ngacak. Tujuan nya biar sambel teri ala-ala kamu jadi sukses.


Assalamualaikum ukhti, akhi.
Hari ini, aku mau ngeshare tentang cara masak sambal terasi.
Well, aku ga bisa masak. Belum tepatnya. Aku belajar masak kalo pas lagi cuti aja, dan lagi mood maen di dapur.
Aku kurang suka dengan ribetnya masak, tapi kupikir aku pasti sangat butuh masak suatu hari nanti.
sekedar cerita.
Aku menghabiskan masa remaja ku di sekolah dengan fasilitas boarding school. Aku SMA di MAN 3 Palembang. Terus lanjut kuliah di IPDN.
Aku belum sempet belajar banyak tentang memasak.
SMP? Aku jarang pulang cepet. Aku selalu pulang jam 6 sore. Les, latihan karate, kelompok musik, dsb. Jadi, aku itu anak yang sibuk. Makanya belum bisa masak sampe sekarang. Sekedar pembelaan.

Masuk ke tahap memasak. Resep ini boleh diragukan. Tapi boleh di coba dulu buat kalian pemula. Tapi kalo kalian udah jago, silahkan tambahkan resep rahasia lainnya yang aku gaktau-,-

Pertama.
1. Siapkan cabe merah, cabe rawit (dikit aja, biar agak pedes), tomat atau cungkediro (tomat kecil-kecil). Terus rebus, sisihkan.
2. Ambil bawang merah dan bawang putih. Bawang merah nya lebih banyak dari bawang putih. Kalo bawang merah 5 bawang putih 1 atau 2.
3. Tumbuk halus bawang dengan sedikit garam. Kenapa sedikit? Biar nguleknya gak licin. Juga, karena terinya udah asin.
4. Campurkan cabai, tumbuk halus.
5. Langkah terakhir dari proses menumbuk, masukkan tomat.
Sambal selesai.

Next. Masukkan minyak, tumis  sambalnya. Di kuali ya. Jangan panci. Panci juga gakpapa sih kalo emang kuali udah gak ada lagi. Atau pake rice cooker bagi kalian anak kosan yang gapunya kompor:)))
Udah wangi, biar warnanya gak pucet, tambahin kecap. Tambahin juga gula pasir dikit. Udah, masukin teri goreng tadi. Aduk rata.
Tada!!!


------------------------------------------------------------

Sebelumnya, langkah nol berarti nih. Ikan terinya jang lupa di belah-belah biar kotorannya keluar, tujuan nya biar gak pahit kalo udah di masak.
Setelah itu cuci bersih lalu goreng. Gorengnya jangan terlalu garing, karena itu akan menghilangkan gizi nya.


Semoga bermanfaat ya. Kalo emg gak bisa kamu praktekin resepnya, jadiin hiburan bacaan aja. Hehe.
Oh ya, hati-hati keracunan.
Sekedar saran nih, kamu harus cari tambahan referensi resep sambel teri kalo emg mau hadil maksimal. Jamgan patokan sama ini.
Sekian.
Assalamualaikum.


Jajanan depan transmart tegal

  • 0
Assalamualaikum.
Selamat malam menjelang pagi.
Ini udah jam 1 malam dan aku masih belum tidur.
Setelah sekian lama aku gak ngeblog, mungkin 3 tahun, ya? Alhamdulillah akhirnya aku punya mood buat nulis lagi.
Ini pertama kalinya aku ngeblog sejak aku masuk IPDN.


Oh ya, tentang tegal, aku disini karena lagi melaksanakan dinas Praktek Lapangan. Yang dilaksanakan dalam waktu 30 hari.
Hari ini lagi libur, dan kami gak ngantor. So, kami memutuskan buat pesiar.
Apa itu pesiar? Pesiar itu bukan berlayar ya. Pesiar itu jalan-jalan, keluar dari zona tekanan😊
Kami pesiar ke transmart tegal, buat nonton film di cgv. Perjalanan kami tempuh dengan naik grab. Biaya yang di habiskan adalah 31 ribu rupiah dari induk semang kami. Jangan lupa kalo pake grab, pake promo ya. Aku sih biasanya pake promo gratiscoba kalo buat grab car, jatenggayeng kalo grab bike. Lumayan mengurangi beban laaahh.
lanjut.
Teman-teman kelompok ku pada nonton film horror. Daan aku, aku gak bisa nonton film gituan. Parno nya bisa sampe setahun. Dan juga, aku bisa teriak-teriak gak jelas sambil jambak orang, lompat-lompat di kursi, kalo aku nonton film yang menegangkan. Itulah kenapa aku gak suka nonton. Karena tenaga dalam ku akan uncontroll. Aku mau nonton film horror, tapi harus rame-rame. Lah? Biskop kan rame? Maksudnyaaa, aku biasa nya nonton film horror di laptop, sambil baring-baring dan mepet-mepet sama temen, selain itu kalo pake laptop biar bisa langsung di tutup kalo ada hantu. Hehe.
karna aku gak mau nonton, aku memutuskan untuk keliling transmart ini. Kami sampe di sini sekitar jam setengah 9. Dan film nya mulai jam 9. Alhasil, aku cuma punya waktu satu jam buat belanja-belanja. Karna ini akan tutup.
jam 20.00 semua toko disini tutup.
Dan perutku mulai keroncongan.

Setelah aku brows, ternyata di depan ada rumah makan seafood, sate kambing muda, dan warteg.
ku tengok jam, nampak nya orang tu masih lama. Jadi aku putuskan untuk jajan. Tapi masalahnya, uangku tinggal 35rb😑
jadi pilihanku jatuh pada warteg. Disini lumayan. Ada banyak menu dan murah.
Ada nasi goreng, kwetiau, bakmi, mie tek-tek. Minumnya ada teh, jeruk, jahe susu, kopi.
Gitu aja. Kalo cuma buat ngenyangin, ini sangat pas.
Boleh makan sate kambing muda di sebelah, tapi mahal. Dari hasil aku jalan-jalan di tegal, disini banyak jualan sate kambing muda. Wah wah. Di palembang gak ada tuh. Sate kambing muda itu, kambing yang umur nya 2 bulan, terus di sate. Hmmmm. Nyamnyam. Katanya sih enak. Dagingnya empuk banget. Kapan kapan dah ya, aku review tentang sate kambing muda.
See you.
  • 0
apalah daya, aku berharap hari hari dinas cutiku berlalu dengan baik, dengan hal-hal yang bermanfaat.
kali ini pengen ngebahas tentang cita-cita.
"Seumur hidup aku berdo'a kepada-Nya, Dia takpernah mengecewakan ku"
rencana hidup yang telah kususun sejak lama.
aku ingin menjadi dokter. Akuingin punya Rumah Sakit berstandar internasional khusus orang tidak mampu. Terbayangkan di otak ku fasilitas yang dimiliknya.
Terbayangkan pula diotak ku, berjalan secepat kilat menggunakan jas putih, terburu-buru menuju kamar pasienku.
cita-cita lain nya adalah aku ingin punya sekolah yang sistem belajarnya berbeda dengan sekolah pada umumnya. Lebih cenderung ke arah pengembangan diri anak. Tempat dimana mereka bebas bereksperimen, hari-haridimana anak-anak menjawab pertanyaan mereka yang aneh-aneh dengan bantuan guru-guru berdedikasi tinggi.
Cita-cita lainnya, aku ingin memiliki pondok pesantren, dimana aku dan suamiku yang memimpin nya. Eaaa. Jika sepertiitu, jadilah aku anak asrama, SMA, kuliah, dan berkeluarga di asrama.no no no.
Banyak sekali cita-cita yang kususun dan langkah-langkah yang kupersiapkan untuk menggapainya. 

sewaktu aku SMA, aku bersekolah di sebuah Madrasah Aliyah Negeri dengan fasilitas Boarding School. Inilah langkah yang sudah Tuhan persiapkan untukku.
Kelas 3 SMA, aku sekamar dengan para bidadari bidadari cantiks, yang rajin belajar dan soleha. Alhamdulillah ya.
Kami sekamar berempat. Namun lebih sering kami tinggal bertiga di kamar.
Kamar yang tak cukup luas ini, letaknya strategis. dekat dapur, membuat kami sering membawa makanan ke kamar. Jadilah kamar kami,seetak kecil ini, tempat makan, solat,belajar, tidur, di lantai yang tak cukup luass ini.
Alhasil, lantai kami sering berminyak-minyak gak jelas wkwk.
namun, yang paling aku suka adalah hari minggu.
Bersantai di kamar, dimana seluruh siswa kelas 1 dan 2 pembersihan pagi, kami kelas 3 adalah raja asrama haha. Bangun siang, gorden kamar ditutup, pintu dikunci, dan membangkai di kamar. Keluar saat jam makan, lalu kembali lagi ke kamar dan membangkai lagi.
Sering kali setiap hari minggu aku ke dapur dan mengorek-ngorek seember kulit telur bekas mak dapur masak.
Suka sekali aku mengambil sisa-sisa putih telurnya dan ku bawa ke kamar. Tak banyak, hanya sedikit sekali.
Dan..it's time to maskeran.
Bersama anak kamar, aku bermasker ria.
Masker murah meriah alias gratis.

Begitu banyak bilangan hari yang tlah kami lewati bersama. Belajar bersama, gila-gilaan bersama.
Hingga mendekati UN, kamar kami seperti kuburan. sepi.
penghuni nya sudah berpindah tempat tinggal ke tempat les.
sejak pulang sekolah, kami langsung ke tempat les masing-masing.
Hari-hari kulalui dengan penuh semangat.
Aku baru memulai masa depanku disini. di BTA 70 Jkt cab.Palembang *endorse
Aku tak hanya mengikuti kelas wajib, kelas lain pun sering ku masuki.
Aku bercita-cita ingin mendapatkan beasiswa monbukagakusho, beasiswa dari jepang.
Sangat ku niatkan, untuk sekolah kedokteran disana.
Hali tu membuatku mempunyai energi lebih untuk belajar.
Hingga aku bertemu seseorang, yang baru ku kenal karena aku salah masuk kelas.
Aku tak menyangka,hingga saat ini setelah aku kuliah ditempat yang jauh, aku masih berteman dekat dengannya. teman ya. temaan.
Aku punya cs belajar di tempat bimbel ini. Awalnya kami tidak saling mengenal. Tapi, setiap memasuki kelas yang bukan kelas kami, kami selalu bertemu.
Mereka dari Salah satu SMA Negeri di palembang.
Kami bekerjasama untuk mendapatkan jam belajar semaksimal mungkin disini.
Pesan konsul disini tidak bisa setiap hari, jadi kami membagi tugas untuk meminta jadwal konsul. Alhasil, tetap kami tidak berhail mendapatkan kelas setiap hari.
Tapi, kami tidak menyerah. Setiap pulang sekolah kami datang kesini, meskipun tak ada kelaskonsul. Tapi kami berhasil menodong guru untuk mengajari kami barang 10 menit saja.
Akhirnya, belajar pun pindah ke ruang kelas, dan kami dapat kelas lagi!
Aku melalui hari-hariku dengan sangat bahagia penuh pesona haha.
Pada suatu hari, ayahku yang jauh disana, menelepon.
menanyakan kabarku ingin masuk mana. dengan jawaban yakin aku mengatakan "kedokteran, pa"
setiap kali ia menelepon, selain menanyakan kabarku, pastilah ia menanyakan itu. dan jawabku selalusama, kedokteran.
Perlahan-lahan ayahku mengatakan, "kalau bisa daftar sekoah ikatan dinas. Supaya tak menyulitkan orangtua. Kalo mau masuk kedokteran, uangnya darimana. Mungkin kalo sekarang papa punya uang. Tapi kita gak tau apa yang akan terjadi nanti", ungkapnya.
Aku tetap diam. Dalam hatiku menjawab. Allah pasti punya jalan.

aku belajar dengan asyik, mengamati apa yang yang ditulis dan dikatakan oleh guru bimbel muda dan cantik ini.
Lagi-lagi papa menelpon.
Ada kiyai (baca=kakak) yang menunggu di depan tempat les. Dia mau jemput aku buat latihan lari dan fisik lainnya.
Mendengar itu aku terkejut. Kebetulan kelas tlah berakhir, aku melangkah ke luar, menengok-nengok benarkah ada mobil parkir di depan?
semakin dekat, semakin dekat. Benar. Aku melihat seorang wanita yang sudah ku kenal menurunkan sedikit kaca mobilnya.
Cepat-cepat aku melangkah mendekati mereka.
"icha...apa kabar?"
"Baek, kaka" (baca=ayuk)
ku sujud tangan mereka, kemudian mobil yang ku tumpangi ini melaju ke arah yang aku tak tahu.
Rupanya, kami sedang menuju ke tempat seorang brimob yang sudah biasa melatih anak-anak yang ingin masuk polisi, tentara, dsb.
Aku melihat ke kanan, seperti lembah namun tak begitu dalam. Terlihat mengerikan.
"icha...ini dia. Kemarin mouly lari disini", tangan ibunya yang ku panggil kaka itu menunjuk ke arah lembah yang menrutku mengerikan tadi.
APAAAA???
dalam hati aku berteriak.
Astaga. Hari apa ini?!!!

Sampai.
Aku melihat beberapa orang yang sedang pemanasan.
Aku turun dengan kiyay ku. Sedikit bercakap-cakap ia dengan salah seorang bapak-bapak yang sudah sedikit tua namun masih kekar.
Namanya pak iskandar.
Beliau lah yang biasa melatih orang-orang yang mau mendaftar polisi dan tentara.
AKu menatap sekelilingku dalam-dalam.
"Ya Allah...mengapa aku harus tiba dihari ini", gumamku dalam hati.
Mataku menyipit, menghalau sinar matahari yang menyerangku. Keningku berkerut.
Hari-hari abruku akankumulai besok. Lalu kami kembali ke rumah.

Pagi-pagi sekali aku sudah di instruksikan oleh kiyay ku untuk ke kolam renag Lumban Tirta, yang lokasinya tak jauh dari rumah tempat ku tinggal.
Dengan berpakaian training dan sepatu sport yang baru ku beli semalam di PS mall, aku duduk di tangga depan pintu kaca kolam renang ini. Kolam renangnya belum buka!
Aku tak sendiri, lumayan banyak orang-orang yang menunggu sepertiku.
Jam telah menunjukan pukul 8 pagi. Tapi aku tak melihatku mobil kiyay ku parkir disini.
Setelah sekitar 10 menit aku menunggu. aku melihat mobil yang tak asing lagi bagiku, mengarah kesini.
Tak lama kemudian, seorang gadis seumuranku turun. Mouly. Ya...dia sepupuku. Dia ingin mendaftar bintara. Sedangkan aku, diarahkan papaku untuk mendaftar IPDN.

Aku pun berjalan mengikuti langkah kiyay ku. Ia mengantarku ke sebuah meja di balik kacapenjualan karcis, ternyata itu adalah tempat mendaftar les privat.
Wah. Privat renang. Aku membayangkan dengan indah, aku akan bisa renang. Hhmm....bisa saja nanti kalo ada yang tenggelam, aku akan menolong.
Tarifnya 500rb untuk 10 pertemuan. Jadi, 1 pertemuan bayarnya 50rb. Wow!
Aku melangkah masuk. Kudapati beberapa orang yang berenang di pinggir-pinggir. Hari-hariku mulai lagi. Oh!
Akupun berganti pakaian. Kulihat mouly sudah nyebur aja, bersama seorang wanita, ku perkirakan usianya sekitar 30an.
Selanjutnya, aku pun mendekat ke mereka. Tapi aku masih di atas. Belum berani rasanya kaki ku menyentuh air. Kulihat kolam yang luas ini. Ya Allah........ ntah. Antara terpukau dan miris aku mengamati sekelilingku.
"ayo turun, mbak tika nya belum datang", sebuah suara lembut memecahkan keheninganku.
ku tatap mouly, seolah dia tahu pertanyaan ku. "turun lah, nggak dalem kok", ujarnya.
Mendengar hal itu, aku perlahan-lahan turun. Tuhan....nanti aku tenggelam, gumamku dalam hati.
tanganku masih berpegang erat pada tangga besi ini, kaki ku meraba-raba air di bawah, kuputuskan untuk turun, dan ternyata.....tidak dalam! aku sampai! kepalaku masih di atas air. wow!
Kemudian tante itu yang ternyata bernama tante ida, ikut membantuku berlatih renang yang baru kali pertama. Pertama-tama sebelum renang kita di anjurkan untuk melatih pernapasan.
Jadi kita menarik napas melalui mulut kemudian masuk ke dalam air dan keluarkan napas dari hidung. Tangan kita berpegangan dengan pinggiran kolam. lakukan perlahan-lahan, sampai kita sudah merasa bahwa paru-paru kita siap.
Sewaktu seluruh tubuhku menyelam di dalam air, aku merasakan kedamaian. kedamaian air yang tenang. Kupikirkan lagi cita-citaku untuk menjadi dokter. Aku ingat kata-kata papa kemarin yang memintaku untuk berhenti les dan fokus pada latihan fisik. Rasanya hatiku hancur berkeping-keping.
Aku mengangkat tubuhku ke atas, hah! Kulihat orang-orang di atas. Sepertinya aku terlalu banyak memperhatikan sekeliling.
Kemudian mbak tika datang, dia instruktur renang ku. kuperkirakan umurnya masih muda, sekitar 20an tahun. Dia menyambutku dengan lembut.
Dan kami latihan bersama, berempat. Tapi kulihat mouly sudah lancar bolak-balik dari pinggir ke pinggir. Apadaya...aku masih pertemuan pertama.
Pertama kali aku di ajarkan luncuran. Tubuh mengapung di air kemudian kedua kaki mendorong tubuh agar melaju membelah air, dengan kedua tangan disatukan lurus kedepan, bak moncong perahu membelah sungai.
Kurasakan damainya air. Setelah kurasa tubuhku tak melaju lagi, aku pun mengangkat badan. Berbalik badan dan menengok ke arah mbak tika.
Ya..begitu. Tapi lebih santai lagi, lebih relaks.
Ini yang membuatku senang, relaks. menghapus semua masalah dalam otak ku adalah hal yang harus ku lakukan. Jika tidak, tubuhku akan tenggelam, bagaikan membawa masalah yang membuat masa jenis tubuhku lebih besar daripada air.
Seusai renang, akupun berbilas dan berganti pakaian training kembali. Aku pun berpmitan dengan kiyay dan istrinya, langsung menuju tempat les.
Dalam perjalanan aku memikirkan kembali kata-kata papaku. Dalam hatiku tetap terpatri, biarkan aku melakukan apa yang papaku inginkan. Tapi aku akan tetap pada pendirianku, menjadi dokter. Aku harus tetap les meskipun dengan waktu yang terbatas. aku harus pintar-pintar mencuri waktu. jam pertama habis pukul setengah 12 dan mulai lagi jam kedua sampai jam 1 siang. Otomatis aku hanya dapat kelas jam kedua.
Aku mengetuk pintu kelas, lalu masuk. aku mengambil duduk paling depan. Pakaianku memang terlihat aneh. Disaat orang-orang menggunakan jins dan kemeja, aku menggunakan training dan sepatu sport jilbab langsungan, muka tanpa bedak. Beda sekali dengan cewek sebelahku ini, yang cantik, modis, wangi, dan rapi.

Nama nya juga Maba yaa

  • 0
Maba alias mahasiswa baru.
Ehem.
Pacaran dari SMA.
Ketemu sering, kelas sebelahan, istirahat bareng, pulang bareng, gak bisa ngerjain pr? bisa minta bantuin.
Laptop ngeror, gak perlu ngocar-ngacir nyari dia. Mau ulangan elektro? booking dia aja seminggu (sebelum ya, jangan sesudah ulangan).
Berangkat sekolah sendiri, eh dia lewat. bareng deh.
Pulang sekolah tas berat, yang di tenteng banyak (sekolah apa piknik?) bisa di kodein, ehem tas berat.
Enak ya?
Sms bisa kapan aja dan dimana aja. Mau nelpon? ya nelpon aja.
Beranjak kuliah.
Tereng tereng!!!!
Dan dunia pun berubah. Negara api mulai menyerang. (emang avatar?)
balik lagi.
Mahasiswa baru, semester satu lah. emang ada semester nol?
Pelajaran masih banyak pelajaran SMA. Jumlahnya mata kuliah nya juga banyak.
Jadi porsi belajar nya juga banyak.Cabang di otak juga banyak, mikirin kentang di goreng terus makannya pake sambel ABC (endorse), atau yang enak, tahu crispy di depan kampus, mmm...
atau ini nih es tebu enak kali ya. murah meriah. Yang enak lagi Chat time nih, tapi mesti ngacir dulu ke ps. Biaya mahal kalo udah ke ps. parkir, jajan, belom lagi pempek panggang di sebelah ps, buku terbaru di gramed. uhhh...
cukup.
Rasa nya penderitaan SMA masih di rasain dalam waktu dekat. Mungkin nanti pas smt 3 baru ngerasain jadi anak kuliahan.
Balik lagi ke pa*ar (sensor)
aturannya nih, malem ini mau belajar, karna besok uts biologi umum.
Tapi, pas liat hp gak ada gambar amplopnya, uh kesel banget. Udah jam 8 kok ga sms sih.
(lebay banget ya?)
Bukan lebay, cuma kesel aja. cuma loh. cuma.
Siang kuliah sampe menjelang magrib. Sampe rumah jam setengah 8. Istirahat  bentar. Bikin tugas ampe tengah malem. Bangun subuh, tidur lagi (perkiraan nih, kan dia yang ngerasain)
Bangun mungkin jam 8nan, cek tugas, jam 10 udah go to campus aja. Padahal masuk jam setengah 1. ngapain? bikin tugas lah.
Kapan sms nya?
Gataudeh.
Awalnya kesel, sering kesel, mau ngoceh-ngoceh, bukan mau, udah ngoceh-ngoceh. Berapa kali niat mau banting hp, tapi ga jadi. Sayang.
Tapi kalo di pikir, jadi cewek harus ngerti lah. Namanya juga belajar kan?
Kalo mau dia ada terus, cari aja yang pengangguran.
Kan ga lucu juga kalo ntar nikah, dia nya gak pinter, gara-gara masa mudanya abis buat ngeladenin aku aja..
yaudah yaudah.
Sealamat belajar honey!
pinter-pinter ya.


Bunderan Dunia

  • 0

Dibilang bunderan, karena gak ada abisnya.
Posting sebelumnya, kotak-kotak. Kenapa kotak-kotak? ya karena dia ngotak-ngotakin ummat wkwk
Kali ini mau cerita tentang cinta. kalo kata d'bagindas itu, C.I.N.T.A
Nyampe segini umur, masih perjalanan belajar agama islam, terutama tentang cinta. Soalnya cinta ini ceritanya gak pernah ada abisnya dan tentu nya biar gak ke kotak-kotak ama dunia.
Hhmm..
Jadi gini, waktu itu aku masih kelas X.
Aku jalan ke kelas, masih pagi. Nunduk-nunduk gitu, gaktau deh kenapa nunduk.
Pas nunduk itu, liat sepatu item lis ijo, ijo nya itu kayak ijo rompinya polantas -rompi?-
pas ngangkat kepala, Ya ampuun.. ada cowok (wedeeeee..) Tapi tapi tapi, dia mirip banget sama...sama itu...yang aku suka waktu SMP, tapi dia gak disini.
Pake nama samaran, Geo.
Jarak ke tuh orang masih rada jauh. Ni mata ampe nyipit-nyipit ngeliatnya. Geo???
Kok bisa disini? itu geo kan? gak mungkin. Geo? (Idih..kayak di film-film)
Spontan nih kaki jalan cepet. Pas udah lumayan deket, baru di perhatiin bener, geo gak kurus, badannya agak berisi, berisi otot haha. Dia juga gak setinggi itu, alias pendek.
Pas sepapasan, wiuuhhh....emang. emang bukan geo.
Hari berlalu deh...
Ada temen sekamar (sekolah nya punya boarding school), Kami sekamar orang delapan. Nah, dari delapan orang ini, ada 3 orang yang kalo suka sama cowok pasti cowoknya sama! Mati deh! atau Gila deh!
Parahnya, salah satu dari 3 orang itu adalah saya, aku, I (ai=bahasa inggris)
OMG. terus terus?
pertama gini, aku sama dila. Aku suka kakak kelas yang waktu itu ngospek. Dia manis, pake behel biru, gaktau kenapa, ngeliatnya itu emang enak aja.
nah lo.. bener kan? semua nya itu harus di jaga mulai dari mata.
Gara-gara gak jaga mata, jadi suka deh.
Pas di kamar, sering banget nyeritain tuh kakak. Dila gak termasuk orang yang suka nyimak,tapi dia denger. Apa tuh?
jadi, dila juga suka! Gaktau deh gimana alur pastinya sampe dia suka juga.
Akhirnya, mungkin baru 3 hari aku suka kakak kelas itu, hari ini aku ngeliat dia dari jauh. Aku berdiri di depan kelas sambil nyuci tangan di westafel, juga sambil ngeliat-ngeliat ke kelas dia di pojokan sana.
Rasa nya, mau nangis. Bener-bener gak kuat, jantung tuh rasanya terlalu berdebar-debar, ampe bikin dada sakit. Perasaan itu rasanya bener-bener bergejolak. Takut. Beneran takut.Suka boleh, tapi gak boleh terlalu melonjak-lonjak gini.
Sambil merem,berdo'a sama Allah.
Ya Allah..mohon, aku gakmau suka dia. Hapuskan lah  rasa ini. Aamiin.
Ba!!
Besoknya, udah. udah ga ada rasa lagi. gaktau. Do'anya langsung diijabah kali ya.
Tapi si dila, ampe akhir kelas X aja dia masih tergila-gila sama tuh kakak kelas.
Lanjut.
Itu satu.
Dua nya, pas berangkat sekolah, aku ngeliat rombongan anak akselerasi kls X. Terus si april bilang, eh, aksel udah mid loh. terus aku jawab. oh..siapa yang juara satu? (mid nya udh lama, jadi udah bagi rapot). itu...gane.
besoknya, aku nanya april. april april, gane yang mana sih?
eh pas bener, dia lewat.
Hah? itu? itu gane? rambut gondrong*ups, dsb (gak boleh ngina)
gak ada muka muka ranking satu. (gak boleh ngina!)
Ini nih kebiasaan, suka ngeliat orang dari luar nya.
Tapi pas diliat-liat, dia itu cool abis. omg. ini akibat dari gak jaga mata.
yang bikin melting itu, pas denger cerita april, dia itu rajin banget solat tahajud. Behh...tambah deh.tambah gula, kasih jeruk, kasih air anget. jadi, jus jeruk buat batuk. ehem.
Emang yang paling gila ini sama april.
Pas kelas kita orang tugas mading, aku nyaranin ada space khusus buat salam-salam. nah..disitu deh, namanya juga siswa baru ya, banyak ngefans nya.
Aku nulis buat gane. simpel aja, Keep Smile :)
terus pas mau nempel, liat udah ada tulisan, beda nya dia nama lengkap, sama-sama buat gane. gaktau deh apa isinya. lumayan panjang.
Pas udah jadi total, kita baca mading kepepet itu, yang udah di tagih-tagih sama anak mading.
Pas temen-temen liat. kok buat gane ada 2? dari siapa???
mati deh. Diem-diem nunjuk dalem hati, pas liat april, nih anak kayaknyanunjuk juga,dalme hati -,-
dan bener banget, pas mading itu udah di pajang, rame banget.  rame dari biasa nyaaa... wkwk
rame nya bukan baca ilmu nya, tapi salam-salamnya.
Pas diliat, ternyata yang ngerubunin ya anak X aksel. OMG.
lanjut. itu dua.
Masalah ngefans gane udah, lupakan.
tiga.
Sebelum cerita suka gane itu, aku sempet deket sama salah satu temen sekelas. cowok.
awalnya itu, si do'i lagi gak masuk sekolah, duduk nyakan di belakang aku.
Ya jelas lah, aku nanya sama yang laen dia kemana?
terus, jawaban nya apa? CIEEEEEE...
bener deh, bukan jawaban yang di harepin. Tapi, gak lama kemudian temen sekamar nya bilang, dia lagi cap 3 jari ke SMP. oh.
besoknya. pas pelajaran matematika, aku belom beli buku. Ada tugas kerjain soal. mampus deh. Noleh-noleh kayaknya lagi pada fokus. akhirnya kuputuskan buat ngadep belakang cari pertolongan.
sebut aja namanya mola. lucu ya.
dengan suara melas aku bilang, boleh barengan gak bukunya?
langsung dia ngadepin samping buku nya. Beh..respon yang sangat. sangat apa ya?
Masih jaga hati. Karna sering barengan buku, jadi ngerasa nyaman aja. setan nih. setan setan.
Tuh kan jadi suka.
dasar anak muda.
Udah lama deket sama mola, aku baru tau, kalo april juga suka sama mola. Ya aku sih santai aja lah. suka ya suka. Kita temenan kok.
pas di kamar, april nulis surat. surat sakit? bukan lah. surat cinta.
Isinya itu lirik lagu.  ada deh..
suratnya diselipin di tas mola.
Kita dikamar suka cerita-cerita. seneng-seneng aja, walaupun suka sama cowok yang sama. Malahan jadi asik, ada yang nyambung kalo lagi ngomomngin dia.
Ininih. Udah mulai gak jaga hati.
ada suatu waktu, yang bikin aku msuhan sama mola. dan kami berdua jadi gak pernah maen bareng lagi kayak dulu.
Tapi Alhamdulillah sih..mungkin saat itu Allah nunjukin, kalo yang aku laluin kemaren itu bukan jalan yang baik. Juga, kalo bukan karna mola, mungkin sifat aku yang aku perkirakan sangat di benci anak kelass, terutama waktu SMP, gak akan berkurang.Tau sifatnya apa? kalo ngomong keras-keras,  kayak ngomong sama orang yang jaraknya 10 meter padahal nyatanya gak sampe 1 meter.
Cerita tentang mola itu panjang. 1 tahun gak kelar cerita tentang itu. kalo di tulis, banyak banget. ntar aja deh, takut ada yang tersungging*eh
Dari cerita di atas, semua nya aik-asik aja. Gak ada yang namanya mendem sakit hati antara aku, dila, sama april. yang kasusnya suka cowok yang sama ya.
Nah. ini cerita ujungnya.
Mungkin udah sebulan lebih, april suka nanya-nanya tentang cowok di kelas A, sekelas sama uni kiki. panggil aja uni.
Awalnya sih biasa-biasa aja.
Dia suka ngestalk si do'i. Terus lama kelamaan aku baru nanya, siapa sih pril yang kamu tanya-tanyain terus. dia gak jawab.
tapi aku tau nama nya, liat dari laptop, ada file khusus tentang do'i.
ntah berapa hari sesudah itu, aku duduk di pinggiran ranjang. ranjang nya tingkat 2. aku seranjang sama uni kiki, tapi uni di ranjang atas. aku sebrangan sama april.
Pas aku duduk, april ngedeketin aku, sambil megang tangan. dia duduk di lantai. hayoo ngapain???
ini nih asal muasal perihnya.
Dia bilang, aku suka sama yoga (nama samaran). Aku mohon sama kamu, jangan suka dia juga. Aku pengen ini terakhir aku suka sama cowok. Aku mohon sama kamu. Kalo sampe kamu suka juga sama dia, kita musuhan seumur hidup.
Yoga?
yoga itu cowok sepatu item lis ijo polisi yang mirip geo.
Aku sempet ragu niyain omongan nya april, aku gak yakin. Siapa yang tau kan? mungkin sekarang nggak. Tapi nanti?
Akhir-akhir ini, april suka dateng cepet ke mesjid. di asrama, siswa nya harus solat jama'ah waktu subuh, magrib dan isya.
Seneng sih liat april semangat gitu.
Pas aku tanya, april, ngapain sih dateng cepet-cepet ke mesjid?
mau liat yoga.
Ampun deh.
Pas di mesjid, aku duduk di paling belakang. Depan aku ada ani. Terus aku maenin, ciee ani ngeliatin siapa sih? yoga ya? cie ciee.
Apaan sih? Kamu suka ya sama yoga?, dia ngelempar balik. Aku jawab, maksudnya?
terus dia nyamber, cieee dora suka sama yoga. salamin ah besok. si ani ini sekelas sama yoga.
Besok nyapas di sekolah, bener banget. pas aku lewat, langsung di teriakin, yoga yoga ada dora nih. apaan coba. Disitu bener-bener takut, jangan dikatain,  ntar malaikat lewat, jadi beneran.
terus, besok lagi pas di mesjid lagi. Yoga itu suka ngeliatin ke arah kita orang. Aku suka gak sengaja ke toleh di dia. Waktu itu acaranya yasinan. Kalo magrib menjelang isya, tabir masjid itu di buka. Jadi bisa ngeliat anak asrama putra. Ya Tuhan..mesijid ini. mesjid!
Waktu aku mergokin yoga ngeliat ke arah sini, aku langsung nyari, yoga kayak nya ngeliatin uni kiki. Gimana ini? jangan-jangan di suka uni? gawat. kasian april. setiap hari masih kayak gitu alurnya. Aku suka perhatiin april, dia jadi tambah rajin belajar gara-gara yoga. Waktu yasinan adalah waktu yang selalu di pergunakan untuk tidur duduk. Terutama april. Tiap yasinan malem jum'at di mesjid pasti tidur.
Waktu aku liat ada yoga, aku nyenggol april. April, ada yoga. Dia langsung bangun, gak jadi tidur. "huh...rajin rajin rajin", jawabnya.
emang cowok itu motivasi awal, gakpapa. rajin ke mesjid karna mau liat orang yang kita suka. Tapi, lama kelamaan, niat nya ke mesjid wajib dilurusin.
Sejauh ini, ani masih suka ngatain aku sama yoga .april masih biasa aja. Tapi akhir-akhir ini, april suka merhatiin aku.
Pas di kelas, aku lagi belajar kimia, tapi gak konsen. (gurunya lagi gak ada alias jam kosong)
Terus si ani noleh ke aku (ani duduk di depan aku), dia langsung nyubit pipi aku, terus bilang, kamu ini gila banget sih.
Apaan? ya aku bingunglah. Iya emang, di banding dia, jelas dia lebih waras dan pinter. Masudnya apa ngatain gitu?
Awalnya aku tersinggung.
Besoknya pas di kamar, april cerita sama uni kiki. aku lagi duduk di pinggiran ranjang. lagi-lagi pinggiran ranjang.
April main laptop di lantai, uni kiki dengerin di atas.
"uni...yoga suka sama cewek. Aku berusaha ikhlas kok uni..ceweknya itu yang gila (maksudnya yang talkactive alias rame terus suka gimana-gimana gitu, ya gila dalam kamus anak muda lah).
Pas aku denger cerita ani, Gubrak!
langsung keinget sama kata-kata ni kemaren, aku gila.
Apa maksud april, yoga suka aku?
ehem.
Awal waktu aku liat yoga sebagai geo, aku gaktau namanya. Aku tau namanya pas liat poto yoga agak ngeblur di hp nya uni kiki, waktu itu april lagi ngestalk yoga dari uni kiki. aku ya nimbrung aja.
dari situ gak sengaja terbongkar siapa yang april suka, tapi gak cerita sama kita.
Sebenernya, aku gak suka sama yoga. Tapi, dia mirip sama geo, jadinya yaa... Dan tau gerak-gerik april kayak gini, jadi ngerasa gak enak gimana. Sekarang siapa yang gawat?
Hari berlalu gak kerasa. Suatu sore, aku sama dila lagi duduk di teras kamar. Terus dila bilang, dora, ada rahasia, kalo kamu tau ini, kamu pasti seneng. Terus aku noleh ke dia, gak jawab apa-apa, tapi ngasih raut muka nanya, apa?
terus, april baru bangun tidur, keluar dari kamar, mau ke kamar mandi (kamar mandi di liar, gede, baknya luas, tapi barengan buat se gang, wc nya banyak tapi pisah sama kamar mandi)
"april..april, aku ceritainya sama dora",teriak dila.
terus april jawab, "cerita apa?"
aku masih ngeliatin mereka berdua sambil megangin kaki, mau motong kuku.
kagetnya, pas aku ngeliatin gerak-gerik dila, tangan nya kan nutupin mulutnya, tapi gerak rahangnya itu keliatan. kayak nyebut YOGA.
april ngerespon geleng-geleng.
Mampus deh.
Saat itu adalah akhir semester. Jadi asrama banyak ngadain kegiatan buat acara perpisahan. April ikut kaligrafi. Pagi itu aula udah rame, kami belom pada mandi. Tapi, si april udah ngebet banget pengen ke aula. Jadi, kami berdua ke aula, aku nganterin april buat naruh meja belajar. Lomba kaligrafi nya lesehan. Pas mau masuk aula, aku liat yoga, dia juga ngeliat aku, cepet-cepet aku buang muka. Keluar dari aula, april seneng banget ngeliat ada yoga.
Malemnya, ada acara di auala. Semuaanak asrama putra dan putri kumpul di aula. Malem itu, aku lagi pilek, jelas selama acara kayak ngisep cendol. (iyyakkk....)
seusai acara, jalan mau balik ke kamar, uni bilang, dora, ada yang bilang gws ya. nah lo!


Besok-besoknya, aku cerita sama uni kiki. uni, ada yang aku suka di kelas uni. Dia mirip geo, yang aku suka waktu smp. Gimana uni?
"emang siapa?", tanyanya. Kami cerita di ranjang atas, biar gak kedengeran sama yg di bawah. kebetulan kamar lagi sepi.
"yoga, uni".
Aku perhatiin muka ini langsung beda. Tuh kan!
"terus?", kata uni.
"tapi kayaknya dia gak suka aku"
"jangan gitu lah. gimana kalo dia juga suka?"
"ya nggak lah uni"
hari terus berlalu.
Ada suatu hari kami duduk rame dikamar, kayaknya mereka udah pada sepakat mau bilang ke aku tentang rahasia mereka selama ini.
Terus uni ngetik dari hp nya
 kamu tau siapa yang yoga suka?
 kamu.
 dia bilang mau ngedeketin kamu. tapi gak enak sama april.
gubrak!
rasa nya seneng campur sedih.gak boleh seneng lah! itukan yang di suka sama april, temen lo, temen deket, sekamar lagi.

Asrama masih ngadain lomba. Kali ini jalan santai. Seperti biasa, sesudah jalan santai pasti ada lomba yel-yel, terus undian gitu.
Waktu semua nya duduk di lapangan, aku ngeliat yoga. Rasanya, udahlah...simpe aja rasa suka nya. Mungkin ketemu lagi nanti. Mungkin aja kan pas udah gede ketemu lagi.
Waktu undian, aku duduk di bawah poci. pohon cinta. Sama abi asrama, dan temen kamar.
eh...si yoga maju, dapet kotak makan.
"beh..yoga, gila. tiap ada undian, selalu dapet. rejekinya..minggu kemaren dia dapet dispenser loh!", kata uni.
pas dia maju aku ngeliatin nomor yang ada di tangan, coba aja aku juga di panggil, jadi sebelahan sama dia.
Abi mau pulang, jadi kupon nya di kasih ke aku. Eh...pas yoga duduk, kupon yang baru di kasih abi ke aku, menang!
Ah! coba tadi.

singkat cerita.

Aku deket sama yoga.
Awalnya, aku ngerasa bersalah sama april. Tapi aku liat, dia udah suka sama temen sekelasnya.
Lama dket sama yoga, pas pertengahan semester 2 kelas 11, baru xxx.
Sampe sekarang.


yoga ini do'a yang terkabul.
Waktu aku di musuhin sama mola, aku berasa gimana gitu. Ga ada lagi yang di ajak maen se asik mola. Tiap hari aku ngomong dalem hati, aku pengen punya temen deket, seenggaknya aku gak sesedih ini tiap hari.

gak lama kemudian, beneran dateng. yoga. (nama samaran)

  • 0

Kotak Kotak Dunia




dunia itu disediakan memang untuk dinikmati | namun jangan sampai membuat diri sendiri jadi merugi

dunia boleh dicari untuk dibagi pada orang-orang yang kita sayangi | dengan cara itu hidup kita dan apa yang kita cari bisa jadi berarti

dunia itu hanya perantara ibadah, boleh cukup boleh kurang | jangan sampai dunia justru menjadi penghalang dan perintang

apalagi sampai bermaksiat untuk mendapatkan dunia | malah jadikan dunia utama, malah jadi sumber dosa

demi dunia menipu, curang demi dunia | padahal di dunia juga tidak selamanya

padahal Allah hanya haramkan sedikit, tapi justru kok kita cari | banyak cara halal dapatkan dunia, tapi kok yang disukai yang haram

demi dunia memakan riba, padahal itu berarti menyatakan perang | bukan sembarang perang, lawannya Allah dan Rasul!?

demi dunia memalsukan barang, menipu pelanggan, janji dan sumpah palsu | mendzalimi manusia demi pundi-pundi harta yang tak dibawa mati

semoga Allah jaga agar dunia ini tetap di genggaman tangan saja | bukan masuk kedalam hati lalu bersemayam jadi tujuan utama

semoga Allah pelihara kita dari sikap tamak dan serakah | agar dunia ini hanya perantara dan tak lebih dari itu

Sumber : Felix Siauw Google+